- Konfigurasi Elektron
Elektron- elektron dalam inti bergerak mengelilingi inti pada lintasan tingkat- tingkat energi tertentu yang disebut kulit atom. Setiap kulit diberi nomor dan nama. Penomoran dan penamaan kulit dimulai dari yang terdekat dari inti. Kulit pertama dinamai kulit K, kulit kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, dan ketujuh masing- masing berurutan L, M, N, O, P,dan Q. Unsur- unsur di alam paling banyak punya empat kulit. Aturan pengisisan:
- Jumlah maksimum elektron tiap kulit adalah 2n2 (n= nomor kulit)
Kulit K => n = 1 => 2n2 = 2 . 12 = 2 elektronKulit L => n = 2 => 2n2 = 2 . 22 = 8 elektronKulit M => n = 3 => 2n2 = 2 . 32 = 18 elektronKulit N => n = 4 => 2n2 = 2 . 42 = 32 elektronDan seterusnya.
- Jumlah maksimum elektron dalam kulit terluar adalah 8. jika lebih dari 8 maka kelebihan elektron dipindahkan ke kulit terluarnya.
Menurut teori oktet, atom mempunyai kecenderungan untuk membentuk konfigurasi yang stabil, yaitu konfigurasi elektron seperti unsur gas mulia dengan cara melepaskan elektron atau menangkap elektron. Unsur- unsur gas mulia mempunyai elektron valensi 8, kecuali He yang hanya mempunyai 2 elektron.Konfigurasi elektron dari unsur- unsur gas mulia adalah sebagai berikut:2 He : 210 Ne : 2 818 Ar : 2 8 836 Kr : 2 8 18 854 Xe : 2 8 18 18 886 Rn : 2 8 18 32 18 8
2. Elektron Valensi
Elektron yang berada di kulit terluar
suatu atom disebut elektron valensi. Elektron valensi suatu unsur
menunjukkan golongan unsur tersebut dalam tabel periodik. Elektron
valensi paling berperan dalam menentukan sifat kimia unsur. Unsur- unsur
dengan jumlah elektron valensi yang sama mempunyai kemiripan sifat
kimia. Contohnya seperti berikut:
|
Atom Unsur
|
Konfigurasi elektron
|
Elektron valensi
|
Sifat kimia
|
| 9F 17Cl |
2 . 7
2 . 8 . 7
|
7
7
|
Unsur F dan Cl sangat reaktif sehingga di alam hanya ditemukan dalam bentuk senyawanya. |
| 10Ne 18Ar |
2 . 8
2 . 8 . 8
|
8
8
|
Unsur Ne dan Ar tidak reaktif sehingga di alam berada sebagai unsur monoatomik
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar